Surabaya— Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur (PKC PMII Jatim) menunjukkan komitmetnya dalam melawan dan menangkal paham radikal. Hal itu terlihat, saat mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, Senin (23/09/2019) di Jl. Raya Bandara Juanda No. 26, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur.

Beny Yusman, Ketua Bidang Keagamaan PKC PMII Jatim mengungkapkan, kedatangannya ke Kanwil Kemenag guna membangun sinergitas dalam melawan radikalisme di Jawa Timur.

“Kita tahu bersama, di Kemenag ada bidang pendidikan pesantren, bidang pendidikan madrasah dan pendidikan agama Islam. Jadi, kami bisa bergandengan tangan dalam menangani persoalan radikalisme di Jawa Timur ini,” jelas pria yang akrab disapa Beny tersebut.

Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Jawa Timur itu menambahkan, giat melawan radikalisme bisa dibangun melalui pesantren, madrasah dan beberapa leading sector yang bisa menentukan kebijakan.

“Masyarakat Jawa Timur yang dikenal santun dan erat dengan persaudaraan harus kita dibentengi dari kelompok-kelompok pemecah belah persatuan bangsa, apalagi di Jawa Timur ini ada ribuan pesantren dan pendidikan madrasah yang tak terhitung,” imbuhnya.

Kehadiran PKC PMII Jawa Timur ini disambut langsung Plt. Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Mohammad Amin Mahfud, didampingi Kabid PD. Pontren, Kabid Pendidikan Madrasah, Kabid PAIS dan Kasubag Hukum.

“Ke depan, kita akan bersama-sama melawan gerakan radikalisme di Jawa Timur,” tegas Amin Mahfud, saat menemui PKC PMII Jatim. (Bonk)

Comments are closed.