Sumenep — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke XVI masa khidmat 2018-2019, Kamis (24/10) di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Sumenep, Madura.

Ketua Pengurus Kordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur, Abdul Ghoni membuka secara resmi Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Sumenep hari ini.

“Konfercab merupakan forum pembelajaran kader dalam perhelatan politik di PMII, sebelum berpolitik di dunia nyata,” kata Abdul Ghoni, Kamis (24/10) dalam sambutanya.

Lanjut Abdul Ghoni, ia menegaskan dan mengajak kader PMII untuk tetap tajam di dalam dan juga tajam di luar.

“Jangan sampai bermusuhan di internal tetapi sunyi di luar,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Cabang PMII Sumenep, Suryadi mengatakan dalam sambutannya, Ia berterimakasih kepada kepengurusannya selama menjabat sebagai ketua dan meminta maaf kepada seluruh kader, dari Rayon sampai Komisariat.

“Saya meminta maaf, kepada rayon dan komisariat tentang kurang maksimalnya pendampingan kaderisasi”, kata Suryadi.

Bagi Suryadi, Konfercab merupakan langkah awal untuk mendedikasikan diri bagi para kandidat untuk mengantarkan PC PMII Sumenep untuk lebih baik lagi.

“Rayon dan Komisariat yang mempunyai kemampuan bacaan kaderisasi, karena rayon dan komisariat yang bersentuhan langsung dengan kader. Itu yang harus disampaikan kepada cabang dalam forum rekomendasi nantinya,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincap) PMII Sumenep, Azis Nasir mengatakan PMII merupakan uswah di dalam masyarakat.

“Jangan pernah bosan, jangan pernah lelah, karena saya yakin sampai saat ini PMII adalah penurus bangsa dan masa depan,” tuturnya.

Dia menambahkan, PMII tidak boleh berhenti melakukan kerja pemikiran, gerakan dan dakwah islam Ahlussunnah wal Jamaah.

“PMII adalah masa depan kalian, pergerakan tidak boleh berhenti, jangan berhenti berpikir dan jangan berhenti berzikir untuk masa depan bangsa,” ujarnya. (as/msh)